Semangat Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Mushollah Al Fattah RT 27 Petung
PENAJAM, Panrita Post – Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan RT 27 Petung Kecamatan Penajam pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu(27/05/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Mushollah Al Fattah tersebut berlangsung lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan berkat kerja sama seluruh panitia, warga, serta para pekurban.
Tahun ini, jumlah hewan kurban di lingkungan RT 27 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu warga hanya mampu menyembelih dua ekor sapi, maka pada Iduladha kali ini jumlahnya bertambah menjadi tiga ekor sapi.
Peningkatan tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme dan kepedulian masyarakat untuk berkurban di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
Ketua RT 27 Petung, Nasrullah, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik. Ia menilai keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini tidak terlepas dari kekompakan warga dan kesiapan panitia.
“Alhamdulillah, kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT yang masih memberikan rezeki dan umur panjang kepada kita semua. Tahun ini ada peningkatan jumlah hewan kurban menjadi tiga ekor sapi, sementara tahun lalu hanya dua ekor. Ini menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa. Semua kegiatan juga terlaksana dengan sangat terorganisir berkat kesiapan panitia dan semangat gotong royong masyarakat,” ujarnya kepada panritapost.com.
Nasrullah berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga sehingga pada tahun-tahun mendatang jumlah hewan kurban dapat semakin bertambah dan lebih banyak warga ikut ambil bagian dalam ibadah kurban.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Mushollah Al Fattah, Ardi B, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan penyembelihan dan penyaluran daging kurban tahun ini.
“Puji syukur Alhamdulillah atas kehadirat Allah SWT, pelaksanaan ibadah penyembelihan hewan dan penyaluran daging kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha tahun ini dapat berjalan lancar dan tertib,” katanya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para mudhohi atau pekurban yang telah mempercayakan hewan kurbannya kepada panitia. Menurutnya, amanah tersebut menjadi bentuk ibadah yang mulia dan diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga pekurban.
Selain itu, Ardi turut mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan relawan yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi kelancaran kegiatan mulai dari proses persiapan hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat.
“Terima kasih atas kerja keras, keikhlasan, dan waktu yang telah dikorbankan. Tetesan keringat rekan-rekan semua insyaAllah bernilai pahala di sisi Allah SWT,” ucapnya.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para tokoh masyarakat dan seluruh warga RT 27 yang telah mendukung proses distribusi daging kurban sehingga dapat berjalan adil, tertib, dan tepat sasaran.
Di sisi lain, salah satu warga RT 27, Melynda, mengaku kagum dengan kekompakan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai budaya gotong royong di lingkungan RT 27 menjadi kekuatan utama yang membuat berbagai kegiatan sosial berjalan cepat dan lancar.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas terlaksananya penyembelihan dan penyaluran daging kurban kemarin. Saya kagum melihat gotong royong warga yang sangat cekatan. Tiga sapi bisa diselesaikan dengan rapi dan lancar dalam waktu singkat,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan warga tidak hanya terlihat dalam kegiatan kurban, tetapi juga pada proses pembangunan Mushollah Al Fattah yang berlangsung cepat berkat sinergi antara pengurus RT dan masyarakat.
“Gotong royong yang mengagumkan ini juga terlihat saat pembangunan Mushollah Al Fattah. Semua pihak saling bekerja sama dengan baik. Alhamdulillah, Masya Allah Tabarakallah,” tambahnya.
Pelaksanaan kurban di Mushollah Al Fattah RT 27 Petung tahun ini menjadi gambaran nyata bahwa nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Selain sebagai bentuk ibadah, momentum Iduladha juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antarwarga.(rma)*