Dinas Pendidikan PPU Tegaskan Ijazah PKBM Homeschooling Farah Setara Sekolah Formal, Perkuat Kolaborasi Bersama Orang Tua Cetak Generasi Unggul
PENAJAM,Panrita Post – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan nonformal sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Penegasan tersebut disampaikan saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di PKBM Homeschooling Farah, yang sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan orang tua dalam mencetak generasi kreatif, inovatif, dan produktif.Minggu(12/07/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta didik baru bersama para orang tua itu berlangsung penuh antusias. Sejak awal kegiatan, para wali murid tampak mendampingi putra-putri mereka mengikuti seluruh rangkaian MPLS, mencerminkan semakin tingginya kesadaran masyarakat bahwa keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah.
Mewakili Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kepala Seksi Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Yuniarti, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Yuniarti menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada PKBM Homeschooling Farah sebagai salah satu lembaga pendidikan nonformal yang terus berkontribusi memperluas akses pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Ia menegaskan bahwa PKBM Homeschooling Farah merupakan lembaga pendidikan nonformal yang telah diakui pemerintah dan menyelenggarakan Program Paket A, Paket B, serta Paket C sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
"Ijazah Kesetaraan yang diterbitkan memiliki legalitas penuh dan setara dengan ijazah sekolah formal. Ijazah tersebut dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, melamar pekerjaan, hingga mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK," tegas Yuniarti.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memilih jalur pendidikan kesetaraan menunjukkan meningkatnya pemahaman bahwa pendidikan nonformal mampu menjadi solusi bagi berbagai kebutuhan pendidikan, baik bagi peserta didik yang memerlukan sistem belajar lebih fleksibel maupun mereka yang ingin kembali melanjutkan pendidikan.
Yuniarti berharap PKBM Homeschooling Farah terus menjaga kualitas layanan pendidikan, meningkatkan mutu pembelajaran, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga semakin dipercaya masyarakat.
"Semoga PKBM Homeschooling Farah terus menjadi wadah pendidikan yang solutif bagi masyarakat Penajam Paser Utara dalam mencetak generasi yang kreatif, inovatif, dan produktif," ujarnya.
Sementara itu, Kepala PKBM Homeschooling Farah,Musfira menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi setiap peserta didik.
Ia menegaskan bahwa seluruh tenaga pendidik siap memberikan pendampingan secara optimal melalui sistem pembelajaran yang fleksibel, terarah, serta mengedepankan pembentukan karakter, kompetensi, dan kemandirian peserta didik.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PKBM Homeschooling Farah. Kami siap mendampingi setiap peserta didik agar mampu berkembang sesuai potensi yang dimiliki dan menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan," ungkapnya.
Mengusung tema "Menjadi Peserta Didik yang Kreatif, Inovatif, dan Produktif", pelaksanaan MPLS dirancang sebagai langkah awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan belajar, memahami budaya sekolah, sekaligus membangun rasa percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran.
PKBM Homeschooling Farah juga meyakini bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di kelas, tetapi lahir dari kolaborasi yang harmonis antara sekolah, keluarga, dan pemerintah. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendorong setiap peserta didik berkembang secara optimal.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara serta meningkatnya partisipasi masyarakat, PKBM Homeschooling Farah optimistis pendidikan nonformal akan semakin berperan dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, PKBM Homeschooling Farah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memberikan kesempatan belajar tanpa batas bagi setiap warga belajar, serta mempersiapkan generasi Penajam Paser Utara yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.(red/rma)