Siswa PKBM Homeschooling Farah Raih Emas AKSIOMA 2026, Ukir Prestasi Nasional dan Harumkan Penajam Paser Utara

Siswa PKBM Homeschooling Farah Raih Emas AKSIOMA 2026, Ukir Prestasi Nasional dan Harumkan Penajam Paser Utara
Foto: Allya Sofya Putri, Siswa Kelas X Homeschooling Farah Peraih Medali Emas.

PENAJAM,Panrita Post – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan non-formal di Penajam Paser Utara. Di tengah semakin ketatnya persaingan akademik di tingkat nasional, seorang siswa dari PKBM Homeschooling Farah berhasil membuktikan bahwa jalur pendidikan alternatif pun mampu melahirkan generasi unggul yang kompetitif.

Adalah Allya Sofya Putri, siswa kelas 10 semester genap, yang sukses mengharumkan nama daerah melalui ajang bergengsi Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) 2026. Dalam kompetisi bidang Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Allya menunjukkan kemampuan luar biasa dengan meraih peringkat ke-11 nasional dari ribuan peserta didik se-Indonesia, sekaligus berhak membawa pulang medali emas.

Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan pendidikan non-formal di Penajam Paser Utara. Di tengah dominasi sekolah formal dalam ajang nasional, keberhasilan Allya menjadi bukti nyata bahwa siswa dari PKBM mampu bersaing secara sehat dan bahkan unggul.

Keberhasilan yang diraih Allya bukanlah hasil instan. Di balik medali emas yang kini diraihnya, terdapat proses panjang penuh disiplin, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi. Dengan sistem pembelajaran homeschooling yang fleksibel, Allya mampu mengembangkan pemahaman mendalam terhadap materi Pendidikan Kewarganegaraan, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis.

Guru pembimbing di PKBM Homeschooling Farah turut berperan besar dalam mengarahkan dan memfasilitasi potensi Allya. Pendekatan pembelajaran yang personal dan adaptif dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keberhasilan tersebut.

Kepala PKBM Homeschooling Farah,Musfira mengungkapkan rasa haru dan bangga saat mengetahui hasil pengumuman resmi kompetisi. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras siswa, dukungan keluarga, serta komitmen lembaga dalam memberikan pendidikan berkualitas.

“Kami sangat bangga dengan hasil yang diraih oleh Allya. Ini adalah pencapaian yang luar biasa, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi lembaga kami. Ini membuktikan bahwa siswa homeschooling memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan harapannya agar Allya tetap rendah hati dan terus mengembangkan potensi diri.

“Kami berharap Allya tidak cepat berpuas diri. Teruslah belajar, tingkatkan prestasi, dan jadilah inspirasi bagi siswa lainnya,” tambahnya.

Prestasi gemilang ini turut mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah daerah. Melalui Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga PPU, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non-Formal,Fatatin Findisutanti menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi indikator positif atas perkembangan kualitas pendidikan non-formal di daerah.

Menurutnya, PKBM kini semakin menunjukkan eksistensinya sebagai alternatif pendidikan yang tidak kalah berkualitas dibandingkan jalur formal.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan non-formal di Penajam Paser Utara terus berkembang dan mampu mencetak siswa berprestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari tokoh pendidikan setempat, Yuniarti dan Karmono, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Keduanya menilai bahwa keberhasilan Allya harus menjadi momentum untuk terus mendorong pengembangan bakat dan potensi siswa di lingkungan PKBM.

Keberhasilan Allya Sofya Putri di ajang AKSIOMA 2026 diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya, baik di jalur formal maupun non-formal. Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi tertinggi.

Selain itu, capaian ini juga diharapkan dapat memperkuat citra PKBM Homeschooling Farah sebagai lembaga yang mampu melahirkan generasi berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan torehan medali emas ini, Allya tidak hanya membawa pulang kemenangan, tetapi juga membawa harapan besar bagi kemajuan pendidikan di Penajam Paser Utara.

Di tengah semangat perubahan dan perkembangan dunia pendidikan, kisah Allya menjadi pengingat bahwa prestasi dapat lahir dari mana saja termasuk dari ruang-ruang belajar yang sederhana namun penuh dedikasi.

Selamat untuk Allya Sofya Putri. Teruslah melangkah, menginspirasi, dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (red-rma*)